Aku dan Hujan

"Aku melihat hujan di matamu" "Aku juga merasakan hujan di hatimu" kilahnya. Hanya sunyi yang bernyanyi. Terkadang diselingi pelan isaknya. Selebihnya kembali sunyi. Kulihat matanya kian basah. Kuangsurkan tisu yang ada digenggamanku. "Semua tak bisa seperti ini. Harus ada yang menghentikannya" Aku mencoba memecah kesunyian. Tangannya sibuk merapikan tumpukan tisu bekas menghapus air mata. Aku … Lanjutkan membaca Aku dan Hujan

Pilihan

Mau menjadi biasa saja atau menjadi luar biasa? Semua terserah anda. (Kaya tagline iklan ya bunyinya? Haha). Tapi memang begitulah adanya, semua kembali kepada pilihan-pilihan yang telah kita buat. Terlepas dari kuasa-Nya, pilihan-pilihan itulah yang menggiring kita menjadi seperti apa di masa depan nanti. Dan beruntung sekarang kita sudah merdeka, kita mempunyai kebebasan seluas-luasnya untuk … Lanjutkan membaca Pilihan

Nak

Pagi tadi sempat sejenak berdendang bareng Bang Iwan dengan lagunya yang berjudul “Nak”. Ada yang nggak tahu lagunya? Aha, tak apalah. Ini memang lagu lama. Entah tahun berapa lagu ini pertama kali keluar. Tak begitu penting, dan gw juga tak hendak membahas tentang asal mula lagu ini. Gw hanya ingin menceritakan sedikit cerita yang secara … Lanjutkan membaca Nak

Senja Bersama Rosie

Menyelesaikan membaca Senja Bersama Rosie. Hemmm… Tere Liye banget. Membuat mata berkaca-kaca. Dari awal sudah dibuat bersendu ria… :p Memberikan pemahaman baru tentang arti kesempatan dan selalu berbaik sangka atas setiap keputusan-Nya. Adegan yang paling mengharukan di antara cerita-cerita mengharukan lainnya adalah saat Jasmine dengan tergugu, memberikan sekuntum mawar biru kepada terdakwa pelaku bom yang … Lanjutkan membaca Senja Bersama Rosie

Menulis, apa yg pengen ditulis?

Menulis apa yang pengen ditulis? Tidak ada. Menceritakan pagi, pagi siapa kah yang akan aku ceritakan? Pagiku, pagimu, paginya? Tidak ada. Meskipun hari ini begitu cerah, mentari datang tepat waktu (dan selalu tepat waktu), tak terbayangkan jika mentari terlambat meski hanya semenit saja. Sungguh indah kuasa-Mu, Ya Rabb. Burung-burung riang berangkat kerja, menjemput rizkinya, meski … Lanjutkan membaca Menulis, apa yg pengen ditulis?

Penerimaan hati

Ini hanya soal penerimaan hati, Kawan. Yapz. Sesimple itu sebenarnya. Membiarkan hatimu bernapas lega tanpa terikat dengan jerat-jerat ketidakikhlasan. Bisakah? Jangan tanyakan diriku. Tapi coba kau tanyakan pada hatimu. Setiap kita dibekali kelegaan untuk “membiarkan” semua terjadi. Kau percaya, Tuhan kan? Yah, selalu ada Tuhan dari setiap kejadian. Jauhkan dirimu dari keluhan-keluhan.

#asaltulastulis#(rungisoturu)

“ Mempertanyakan jawaban dari ‘ketidakpastian’. Itukah yang kau lakukan? Membuang waktu percuma. Menghabiskan malam-malam dengan larut dalam gelisah yang tak guna. “ “ Tapi aku butuh penjelasan!” “ Penjelasan yang seperti apa? Kurang jelas kah semua ini?” “ Semua begitu jelas untukmu, tapi TIDAK untukku” “Bagian manakah yang kurang jelas? Perlu berapa kali aku harus … Lanjutkan membaca #asaltulastulis#(rungisoturu)