Kaimsasikun

Saya ini hanya penikmat musik. Sekedar penikmat saja, tidak lebih. Artinya penikmat adalah orang yang menikmati, bukan orang yang tahu tentang semua itu. Dan apa yang sudah saya nikmati masih jauh dari banyak, baru sebagian kecil saja dari antah berantah musik.

Saya tentu tidak akan bilang kalau saya tahu banyak soal dunia musik, karena saya hanya tahu beberapa yang memang saya dengarkan, tersebab cocok dengan telinga ndeso saya ini. Jadi ya, kalau saya ngomong musik itu ukurannya adalah diri saya sendiri yang masih awam dan bodoh tentang dunia yang coba saya bicarakan ini. Hehe. Jangan berharap lebih lah dari orang bodoh. Dan biarkan saya sotoy-sotoyan ya, biar seneng. 

Sekali ini saya ingin bernostalgia dengan salah satu band yang sempat booming beberapa tahun lalu. Meski sesaat saja boomingnya, tapi lagunya sangat melekat dalam ingatan remaja saya waktu itu. Salah satu judul lagunya adalah Pria Dijajah Wanita, lagu dari Kaimsasikun, band dari Bali. Sebenarnya ada beberapa lagu yang sempat naik dan menjadi hits juga selain Pria Dijajah Wanita, salah duanya adalah lagu yang berjudul Astronia dan Minor. Tapi memang lagu Pria Dijajah Wanita lah yang benar-benar melekat di telinga penggemar dan teringat sampai kini. Mungkin karena waktu boomingnya dulu, lagu inilah yang sering banget diputar di radio-radio. 

Saya tidak tahu aliran musik Kaimsasikun apa. Pop Rock mungkin. Atau sejenis itu lah. Hehe. Maafkan saya yang bodoh ini ya. Karena di beberapa track yang saya dengar, seperti ada pengaruh Muse dalam musik dan cara bernyanyi sang vokalis. Tapi tolong dicatat ya, saya bilang terpengaruh, bukan plagiat. Itu dua hal yang berbeda. Karena tentu saja setiap musisi punya musisi lain yang jadi panutan dan inspirasi bukan?

Setelah menelurkan dua album, kabarnya Kaimsasikun bubar, dan personilnya mencari kesibukan masing-masing. Ada yang tetap setia berkecimpung di dunia musik, tapi ada juga yang tidak. Tapi berita baiknya buat kalian, walaupun Kaimsasikun bubar, mereka (para eks personil Kaimsasikun -red) berkomitmen untuk tetap merilis satu lagu di tanggal 11 setiap bulannya. Entah berita ini benar atau tidak, bisa dipercaya keabsahannya atu tidak, karena saya hanya mendapat beritanya dari sini.

Apa yang membuat saya suka dengan Kaimsasikun? Entahlah. Saya tidak tahu alasan sebenarnya apa. Saya kalau suka ya suka aja, alasannya ntar di belakang baru dibikin dan dicari-cari. Hehehe. Dan setelah saya pikir-pikir dan coba saya reka-reka sendiri, saya suka Kaimsasikun itu karena memang musiknya cocok dengan telinga saya yang ndeso. Saya tidak pusing dan mengernyitkan dahi saat mendengarkan musik mereka. Sama satu lagi, liriknya bagus-bagus. Kalian tentu boleh setuju, boleh juga tidak dengan pendapat saya ini. Karena ingat, Dilarang Melarang, fren! 😀

#PriaDijajahWanita

#Astronia


#Minor


Iklan

2 pemikiran pada “Kaimsasikun

    • Hehehe. Udah lama banget soalnya, mbak. Sempet jadi band indie setelah habis masa tenarnya, sekarang bubar jalan.

      Kalau lagu yang Pria Dijajah Wanita emang dulu tenar, mbak. Sering diputer di radio-radio.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s