Mimpi (Ngimpi)

Mereka punya mimpi! Itulah yang saya tangkap dari tempelan-tempelan di papan mading tempat saya kerja. Saat itu, anak-anak kelas 6 SD dengan antusias menulis target nilai UN mereka sendiri-sendiri di selembar kertas, kemudian bergantian  menempelnya di papan mading. Iseng, saat anak-anak sedang bergantian nempel kertas, teman saya nyeletuk ke anak-anak “yakin nih bisa tercapai targetnya?”. Tanpa ragu, dengan jawaban koor penuh semangat, mereka meneriakaan kata yakin keras-keras.

Ya, meskipun pelaksanaan UN tahun ini kisruh ya, tapi sepertinya itu tidak berpengaruh pada anak-anak. Mereka tetap bersemangat menjalani rutinitas. Mereka tetap hepi dan riang gembira. Tidak nampak stress di wajah mereka. Orangtuanya malah yang stress. Hehe. Dan UN sebenarnya hanya sebagian kecil saja dari banyak hal yang akan mereka lalui nanti. Hehe.

Berita terbaru yang saya dapat, UNSD bakalan di hapuskan. Ya, kalau memang harus dihapuskan ya ngga papa. Dicari lagi formulasi yang lebih baik tinimbang UN. Tapi jujur ya, sebenernya saya rada pusing sama sistem pendidikan dimari, di negara kita ini. Perasaan setiap ganti menteri, ganti juga kurikulumnya. Ganti lagi sistemnya. Sungguh “metal” sekali pendidikan kita ini. Kalau kata bang haji oma irama mah: TER-LHA-LHU! Sungguh.

Tapi apapun sistemnya, mereka -anak-anak Indonesia- tetap berhak punya mimpi. Anak-anak Indonesia semua bebas bermimpi. UN dan segala bentuk ujian lainnya hanyalah alat untuk mencapai tujuan. Dengan atau tanpa UN, mereka berhak dan wajib menjadi “orang”.

*****

2 pemikiran pada “Mimpi (Ngimpi)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s