Senin Pagi

Good Morning, Brader & Sista!!! Nulis itu adalah pembiasaan, karena kalau lama kita ngga’ nulis, ujung-ujungnya jadi mentok dan males untuk memulai. Ya biar pun genre tulisannya ngga’ jelas seperti yang gw tulis ini. Terbukti sekarang, lama gw ngga’ nulis, akhirnya gw malah jadi males dan males lagi. Sebenernya, apa yang gw tulis ini cuma … Lanjutkan membaca Senin Pagi

Iklan

Opo Ikiii…

Semalam, kamu menemuiku. Ataukah aku yang mencarimu? Kau nampak semakin kurus saja, wajahmu tirus. Cantikmu masih tersisa, tapi kurasa kau terlalu kurus sekarang. Tulang-tulang itu menonjol dibalik balutan daging yang hanya sedikit di wajahmu. Dan, kau terlihat lebih tua dari usiamu sekarang. Memang kau lebih tenang, lebih anggun. Seperi wanita-wanita elegan jaman sekarang. Tidak seperti … Lanjutkan membaca Opo Ikiii…

Kamarku

Malem-malem, lunjak-lunjak dengan lagunya LP #1 sampai #5. Badan capek, kaki pegel, pengen tidur, tapi kok ya pikirannya belum pengen diajak tidur. Masih saja ada yang dipikirin. Ealahhh! Hehe. Merindukan kamar berantakanku di Klaten. Kipas berisiknya, kasur kapukku yang jarang di jemur, radio butut kemrosak, dan buku tulis coklat tempat menulis segala yang pengen ditulis. … Lanjutkan membaca Kamarku

Kalimat Pertama

                Kalimat pertama, selalu saja menjadi hal paling sulit. Karena memulai memang bukan perkara yang gampang. Butuh proses perenungan, butuh inspirasi yang sedah membuncah. Setidaknya itu berlaku bagi diriku. Tidak tahu juga, apakah hal itu berlaku bagi orang pada umumnya. Pendapat pribadi saja, Kawan! Jangan terlalu kalian risaukan. J                 Setelah beberapa waktu tidak bertemu … Lanjutkan membaca Kalimat Pertama

Rindu

Dalam saat seperti ini, hanya Ibu yang ingin kutemui. Mendengar suaranya, melihat betapa tegarnya beliau, betapa tak sedikitpun beliau mengeluh menjalani hidup ini. Ibu, aku malu padamu. Tekadku, semangatku, pengorbananku, usahaku, tak ada apa-apanya bila dibandingkan dengan apa yang tlah kau lakukan selama ini. Oh, Ibu… Pantaskah aku berhenti? Bolehkah aku berhenti? Satu babak perjuangan … Lanjutkan membaca Rindu